Warga Desa Penglipuran tidak mengenal ritual pembakaran jenazah sehingga jenazah harus dimakamkan.
Hingga sekarang, tatanan pola hunian seperti ini tetap masih dipertahankan sehingga sangat menarik untuk dikunjungi.
Maka tak heran jika desa yang mayoritas penduduknya adalah petani ini mendapatkan penghargaan Kalpataru dan ditetapkan sebagai desa wisata oleh pemerintah daerah pada tahun 1995. (*)
Baca Juga : 3 Ide Renovasi Dapur dengan Budget di Bawah Rp 5 Juta, Yuk Coba!