IDEAOnline-Virus corona SARS-CoV-2 yang bertanggung jawab atas penyakit Covid-19 ditularkan antar-manusia melalui kontak langsung, tetesan air liur saat batuk atau bersin, dan kemungkinan terbaru menyebar di udara.
Sebagian besar orang yang terinfeksi Covid-19 menunjukkan gejala.
Namun, ada pula pembawa asimptomatik atau orang tanpa gejala ( OTG) yang berisiko tinggi menularkan virus ke orang lain.
Asimptomatik berarti seseorang telah terinfeksi virus tapi tidak merasa sakit atau menunjukkan gejala apa pun.
Ini berbeda dari pra-gejala, yang berarti seseorang tidak menunjukkan gejala pada tahap awal penyakit tetapi mengembangkannya nanti.
Bagi seseorang yang tidak menunjukkan gejala, waktu antara infeksi dan timbulnya gejala dapat berkisar dari 1-14 hari.
Selain berisiko menularkan virus ke orang lain, OTG biasanya pernah melakukan kontak erat dengan kasus positif Covid-19.
Hal ini dikatakan spesialis paru dari RSUP Persahabatan dr. Budhi Antariksa, Sp.P (K), Ph.D.
Menurut pedoman penanganan cepat medis dan kesehatan Masyarakat Covid-19 di Indonesia, kontak erat adalah seseorang yang melakukan kontak fisik atau berada di 1 ruangan dalam jarak 1 meter dengan kasus PDP atau Positif Covid-19.
Baca Juga: Waspadai Penularan Virus Corona dari OTG dan Kenali Gejala Baru Covid-19
Ilustrasi-Orang terlihat sehat, sedang menghirup udara segar.