Total tersebut berdasar perhitungan yang dilakukan saat itu. Kondisi saat terjadi pandemi flu Asia dan Hong Kong berbeda dengan pandemi Covid-19.
Hal itu terjadi sebelum globalisasi mengintensifkan dan mempercepat pertukaran dan pergerakan ekonomi.
Kondisi di masa lalu dapat memicu penyebaran virus mematikan dengan cepat.
Bencana terbesar pandemi modern hingga saat ini adalah pandemi flu tahun 1918-1919 yang juga dikenal sebagai flu Spanyol.
Menurut penelitian yang terbit tahun 2000-an, flu Spanyol membunuh sekitar 50 juta orang.
Baca Juga: Pandemi Membuka Kesempatan Desain Ulang Ibu Kota Negara Baru
Pandemi Covid-19 di Taiwan.
Virus tropis
Jumlah kematian akibat virus corona baru sudah jauh lebih tinggi dibandingkan dengan demam berdarah Ebola, yang pertama kali diidentifikasi pada tahun 1976 dan dalam wabah terakhir 2018-2020 menewaskan hampir 2.300 orang.
Dalam empat dekade, wabah Ebola secara berkala telah menewaskan sekitar 15.000 orang, semuanya di Afrika.
Ebola memiliki tingkat kematian yang jauh lebih tinggi daripada Covid-19, yakni sekitar 50 persen orang yang terinfeksi meninggal karenanya.
Kendati lebih mematikan, wabah Ebola tidak begitu menular dibanding penyakit virus lainnya.